KELUARGA MENSYUKURI PANGGILAN SURGAWI DALAM KRISTUS YESUS
(FILIPI 3: 4B-14)

“..dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”
(Filipi 3: 14, TB2)

Untuk apa kita ada di dunia ini? Apakah itu tentang kebahagiaan, kesuksesan, status hidup, kekayaan, pasangan hidup sesuai idaman, atau yang lainnya? Jika hidup kita berfokus atau terobsesi dengan kebanggaan duniawi seperti pada contoh tersebut, kita berpotensi gagal melihat dan mengalami Kristus yang paling besar dari semuanya itu. Sedangkan berfokus pada Allah membuat kita berhasil mengalami kasih Allah yang sangat besar bahkan kebanggaan duniawi tidak ada apa-apanya.

Paulus telah mengalami kasih Allah dalam pengalamannya yang luar biasa. Pengalamannya yang tajam membuat melihat kebanggaan duniawinya di masa lalu hanya sebagai sampah dan dianggapnya rugi (skubalon yang artinya kotoran atau sampah busuk). Paulus bertransformasi (berubah) dari yang dulunya mengejar kebanggaan dunia menjadi berfokus untuk mengejar Kristus dalam ketekunan. Pesan Paulus kepada jemaat di Filipi bahwa mengikut Kristus bukanlah hal yang mudah. Tekanan dan penderitaan bukanlah kegagalan, melainkan jalan menuju kemuliaan yang harus dilewati dengan tabah dan kuat.

Di tengah tantangan dan kebanggaan dunia, Paulus mengingatkan bahwa kebanggaan satu-satunya adalah Kristus itu sendiri. Kata berlari-lari menjadi ajakan semangat bagi setiap pribadi dalam kebersamaan untuk mencapai panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Kita bersyukur bahwa Tuhan telah menghadirkan keluarga sebagai anugerah tempat kita mengalami kasih Allah sekaligus dipanggil bersama menuju kemuliaan yang sejati. Keluarga kita tidak lagi berfokus pada kompetisi dunia atau jiwa transaksional, melainkan berfokus pada Kristus sebagai pusat hidup berkeluarga. Kita bersyukur dan rendah hati untuk merawat anugerah-Nya dan tidak lagi memegahkan diri. Rasa syukur menjadi daya bagi kita melewati setiap masa sulit untuk menuju kekekalan.

Kita berlomba untuk menuju kemuliaan. Bukan lomba secara kompetitif dan menjatuhkan seperti kebanggaan dunia, melainkan melalui kasih kebersamaan untuk bertekun dengan rasa syukur, tabah, dan sukacita dalam setiap waktu dan keadaan. Rasa syukur untuk mendapat panggilan surgawi dalam Yesus Kristus menolong keluarga kita menghadirkan atmosfer kedamaian, sukacita, dan keindahan dalam setiap perjalanannya. Kiranya Tuhan Yesus menolong.

Amin.

Media: GKJ-N/No.01/10/2026

Oleh: Calon Pdt. Elegan Victorioos A. Setiadi, S.Si, Teol.

slot gacor

mahjong ways

mahjong ways

slot 77

depo 10k