DALAM TEMPAT KUDUS-NYA, ALLAH MENGARUNIAKAN KEKUASAAN DAN KEKUATAN KEPADA UMAT-NYA
(MAZMUR 68: 32-36)
βALLAH adalah dahsyat dari dalam tempat kudus-Nya; ALLAH Israel, Dia mengaruniakan kekuasaan dan kekuatan kepada umat-Nya. Terpujilah ALLAH!β
(Mazmur 68: 36, TB2)

Plato berpendapat, bahwa di balik dunia tempat tinggal kita saat ini, ada dunia yang ideal (ide). Dunia saat ini memiliki kemiripan dengan dunia ide. Perbedaannya, dunia ide adalah tempat yang sempurna dan tak ada cacat cela. Sedangkan dunia saat ini penuh dengan keterbatasan, dosa, dan penderitaan.
Iman dalam Tuhan membuat kita terhubung secara supranatural antara bumi yang penuh dosa dengan Tempat Kudus-Nya. Kita dapat terhubung karena Tuhan berkenan dan begitu mengasihi setiap umat-Nya. Walaupun seringkali menyakiti dan berdosa kepada Allah, tetapi tidak mengurangi kasih-Nya. Dalam doxology (memuliakan Tuhan), Pemazmur benar-benar sadar dan mengalami Kekuasaan dan Kekuatan Tuhan selalu menaungi umat-Nya. Allah menghadirkan dunia ide yang begitu sempurna kepada dunia yang terbatas. Pemazmur menyatakan bahwa Tuhan yang terasa absen dalam hidup manusia, ternyata senantiasa berkarya. Lalu, bagaimana kita merespons Kekuasaan dan Kekuatan Tuhan yang selalu nyata ini?
Pertama, Mengenal-Nya. Mengenal bukan sekedar memiliki informasi teologis, mengenal berarti mengalami-Nya. Di setiap perjalanan hidup kita, Tuhan selalu menyapa dengan kasih-Nya. Ironisnya, seringkali kita tidak menyadari itu semua dan cepat mengambil kesimpulan atas pemikiran kita sendiri. Dengan mengenal, kita dimampukan untuk melihat karya Allah di setiap waktu dan tempat. Kedua, Memuliakan-Nya dan Menjadi Saksi-Nya. Pemazmur telah mengenal (mengalami) Allah, sehingga ia mau membagikan kepada dunia. Agar dunia tahu bahwa Bangsa Israel bisa begitu besar karena Kuasa dan Kekuatan Tuhan senantiasa turun atas mereka. Kita juga, bersaksi bagi dunia dan menghidupi kehidupan yang senantiasa memuliakan nama Tuhan.
Kita telah menerima kabar baik ini, sekarang mari kita sebarkan agar dunia melihat-Nya, dipulihkan, dan dunia menjadi indah seperti dunia ide, yaitu Surga yang hadir bagi dunia. Kita perlu mengakui setiap keterbatasan dan kerapuhan diri, sehingga setiap saat kita memohon Kekuatan dan Kekuasaan Tuhan hadir dalam hidup kita. Kita adalah pribadi yang perlu Tuhan dan Tuhan sendiri dari tempat Kudus-Nya memperlengkapi dan menyempurnakan setiap kehidupan kita.
Amin.
Media: GKJ-N/No.03/05/2026
Oleh: Calon Pdt. Elegan Victorioos A. Setiadi, S.Si, Teol.
