DIUBAHKAN OLEH CINTA
(LUKAS 19: 1-10)
βTetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: βTuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.β
(Lukas 19: 8, TB2)

Ketika Zakheus menyatakan tekadnya untuk memperbaiki apa yang salah yang telah diperbuatnya, khususnya dalam kaitan dengan pekerjaan cukainya (baca ulang dan maknai Nas, ayat 8). Inilah pertobatan karena cinta. Diubah karena cinta kasih sayang Tuhan Yesus Kristus. Melalui responsnya terhadap tawaran Tuhan Yesus, Zakheus sedang mengalami pertobatan sejati.
Sebab Zakheus menyadari perbuatannya, yang kerap mencurangi orang-orang berhutang pajak kerajaan Romawi, dengan memeras mereka. Untuk membayar pajak lebih banyak daripada jumlah yang seharusnya. Zakheus juga sadar sering tidak mempedulikan orang-orang miskin. Ia sadar akan status dan kondisi hidupnya sebagai orang berdosa. Namun, ia segera mengambil keputusan yang bukan hanya slogan iman belaka melainkan perbuatan nyata, membayar harga atas semua kerugian yang telah diderita orang lain karena perbuatan dosanya.
Semakin menarik, bahwa Tuhan Yesus tidak segan-segan memuji Zakheus sebagai ‘anak Abraham’ (baca ayat 9), respons Zakheus membuktikan bahwa ia benar-benar beriman, sehingga layak digolongkan sebagai anak Abraham (Bapa kaum beriman).
Selamat memasuki November, bulan baru, berkat-berkat baru, dan kesempatan baru: kesempatan diubahkan oleh Cinta Kasih Tuhan.
Amin.
Media: GKJ-N/No.01/11/2025
Oleh: Pdt. Lusindo YL Tobing, M.Th.
