HIDUP KITA BERUBAH KARENA KEBANGKITAN KRISTUS
(YOHANES 20: 11-18)
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: βAku telah melihat Tuhan!β dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
(Yohanes 20: 18, TB2)

Coba kita membayangkan menjadi seekor anak ayam yang mau menetas dari cangkang telur. Di sana rasanya begitu hampa, gelap, dan terperangkap. Pikiran, perasaan, gerak, dan perkataannya berada dalam sebuah kegelapan. Merasa sesak karena sebuah kondisi yang tidak nyaman. Tetapi ketika anak ayam tersebut mulai meretakkan cangkang telur dan keluar, ia merasakan sukacita. Ia melihat hidup dengan penuh pengharapan dan kesukacitaan. Dari kesesakan dalam βkegelapanβ menjadi kesukacitaan dan kedamaian dalam terang kehidupan.
Maria Magdalena mengalami hal yang serupa. Ia rindu kepada sang Rabi yang selalu menjadi penolong dan pemimpin kehidupannya bersama dengan para murid. Ia kehilangan sosok Yesus yang menyelamatkannya dari kuasa setan. Ketika itu Maria dianggap menjadi manusia yang sungguh memalukan, sangat berdosa, dan hidupnya didiskriminasi. Ia diletakkan di tempat tak layak dan terpenjara di tempat yang tidak layak. Kini, ia merasa begitu kehilangan pahlawan yang pernah menyelamatkannya. Tetapi, kedua kalinya Yesus menunjukkan kehidupan. Hidup Maria Magdalena yang tadinya dipenuhi rasa takut, cemas, dan inferior berubah menjadi penuh damai dan sukacita. Yang tadinya takut dan inferior, ia menjadi berani untuk berlari menuju tempat para murid di tengah orang Yahudi yang mengincar pengikut Yesus.
Kebangkitan-Nya mengubahkan hidup kita. Dia menyatakan βkehidupanβ untuk kita yang berjalan di tengah βkematianβ dosa. Dari rasa hancur menjadi pengharapan, dari kekosongan hidup menjadi kesaksian atas panggilannya, dan dari keterikatan dosa menjadi diselamatkan untuk masuk dalam relasi keilahian-Nya. Seperti para sahabat dan murid Yesus, ancaman hidup sebagai pengikut-Nya tidak akan pernah hilang di dunia. Tetapi, identitas keselamatan yang telah dianugerahkan Tuhan memampukan untuk berani hidup dalam kebenaran Tuhan. Kita semakin peka dan mengenal kehendak Bapa dalam hidup kita.
Mari menjadi saksi kebangkitan Kristus bagi dunia. Tuhan memanggil kita semua, seperti Dia memanggil Maria untuk bersaksi kepada para murid. Dimulai dari lingkungan terkecil, kita membiasakan diri untuk mengikut jejak Yesus yang selalu rindu mengalami dan membicarakan anugerah keselamatan. Kebangkitan-Nya mengubahkan kita.
Amin.
Media: GKJ-N/No.01/04/2026
Oleh: Calon Pdt. Elegan Victorioos A. Setiadi, S.Si, Teol.
